Ular vs Buaya, Pertarungan Reptil Siapa yang Akan Menang?

Pertarungan ular vs buaya mungkin akan membuat Anda merasa penasaran siapa yang akan menang. Memang ular dan buaya sama-sama spesies reptil meski memiliki bentuk fisik yang berbeda, dimana ular tidak mempunyai tangan dan kaki dengan tubuh yang teramat panjang sedangkan buaya mempunyai tangan dan kaki dengan kulit tebal dan keras. Di beberapa tempat seperti alam liar mereka dapat tak sengaja bertemu dan saling bertarung kemudian memangsa. Lalu, siapakah yang akan memenangkan pertarungan tersebut?

vopyright by youtube.com

Perbandingan dan fakta-fakta Ular vs Buaya

Mari kita bandingkan mereka dari aspek-aspek tertentu untuk melihat siapa yang akan menang, ular vs buaya:

Ular

copyright by blogmhariyanto.blogspot.com
  • Meskipun ular tidak mempunyai kaki, tetapi hewan ini merupakan perenang yang sangat handal dengan cara meliukkan badannya di air.
  • Lidah ular dipakai untuk indra penciuman saat berburu mangsanya. Dia akan menjulurkan lidahnya untuk menangkap partikel bau mangsanya di udara yang ingin diburunya.
  • Ular hanya dapat mendeteksi gerakan, tetapi dia tidak bisa mendengar. Selain itu, ular juga dapat mendeteksi mangsanya dari panas tubuh.
  • Ular mempunyai bisa yang mematikan dan bisa tersebut tidak akan pernah habis. Bisa ini digunakan untuk melumpuhkan mangsanya. Namun, tidak semua ular mempunyai racun.
  • Beberapa spesies ular yang mematikan dan berbahaya seperti anaconda dan piton mempunyai tubuh yang sangat panjang. Contohnya seperti Anaconda yang dapat ditemukan di Amerika Selatan, panjang tubuhnya bisa mencapai 15 s.d 30 meter.
  • Ular contohnya seperti Piton dapat menelan mangsanya bulat-bulat secara utuh, bahkan jika ukuran mangsa tersebut 3 kali ukuran tubuhnya atau 10 kali lebih besar dari ukuran kepalanya. Hal itu dikarenakan rahang ular yang tidak menyatu dan elastis. Ular juga dapat puasa lama dengan tak makan apapun setelah memakan mangsanya yang besar.
  • Kebanyakan ular akan membentuk posisi tubuh “s” untuk ancang-ancang menyerang mangsanya.

Buaya

copyright by balikpapan.prokal.co
  • Habitat buaya adalah di air seperti sungai, danau, lahan basah, dll. Terkadang buaya juga ditemukan di air payau atau air belumpur sebagai kamuflase dalam berburu mangsa.
  • Buaya yang paling kecil saja sudah mempunyai panjang tubuh sekitar 1,5 –  2 meter. Buaya terbesar yang pernah tercatat berukuran 8,6 meter.
  • Buaya dapat berlari secepat kuda yaitu sekitar 25 – 30 MPH.
  • Buaya memiliki 24 gigi yang digunakan untuk menangkap lalu merobek mangsa.
  • Buaya memiliki kulit terutama di bagian punggungnya yang keras, bahkan tidak bisa tembus jika ditusuk tombak.
  • Buaya yang dapat ditemukan di Sungai Nil sangatlah agresif dan rakus. Selain itu, terdapat buaya muara yang mampu memangsa hewan yang berukuran lebih besar dari dirinya.
  • Kekuatan gigitan buaya tidak kurang dari 5.000 psi (pounds per square inch) dan lebih besar daripada gigitan hiu putih raksasa.
  • Buaya akan menunggu mangsanya diam-diam, kemudian menerkamnya secara tiba-tiba. Untuk menghancurkan mangsanya, buaya akan memakai rahang serta giginya, dia akan mengarahkan tekanan yang besar pada giginya untuk meremukkan dan menghancurkan mangsanya. Sayang buaya tak bisa punya kekuatan cukup untuk membuka rahangnya lebar-lebar.

Siapakah yang akan menang, ular atau buaya?

copyright by idhoes-duniahewan.blogspot.com

Siapakah yang akan menang, tergantung juga dari ukuran dan kecepatan diantara keduanya. Ada beberapa video yang memperlihatkan pertarungan antara ular piton vs buaya selama berjam-jam. Bagi ular tersebut, memangsa buaya tidaklah mudah dikarenakan tubuh buaya yang keras dan tajam sehingga sulit diremukkan. Namun, piton dapat melilitkan tubuhnya ke tubuh buaya kemudian setelah dirasa buaya sudah lumpuh, ia akan memangsanya perlahan-lahan dengan menelan. Namun sayang, kulit buaya yang keras dan tajam merobek tubuh ular tersebut dan mengoyakkannya.

copyright by youtube.com

Ular seperti piton dapat merasakan apakah detak jantung mangsanya telah berhenti atau tidak, namun dikarenakan kulit buaya yang tebal dan keras, membuatnya sulit untuk mendeteksi detak jantung buaya itu sehingga saat buaya ditelan, ia dapat dengan mudah mengoyakkan tubuh piton. Tapi di kesempatan lain, buaya juga gagal memberontak sehingga berhasil ditelan hidup-hidup oleh ular piton ini.

Related Posts:

0 Response to "Ular vs Buaya, Pertarungan Reptil Siapa yang Akan Menang?"

Posting Komentar